Kemungkinan Terkecil. Nek dipikir-pikir, ya ngapain, ya bilang-bilang ke anda tentang sesuatu yang bersangkutan dengan saya. Bukankah, saya sudah menaruh rasa pesmistis terhadap dia? Hargai saja perjuangan dia yang tidak menggubris saya. Karena memang sudah sepatutnya kalau kita suka itu jaga jarak. Jikalau pertahanan dalam diri saja sudah tidak kokoh, hancurlah dirimu sehancur-hancurnya. Tidak jelas mana bagian untuk Allah! Dan dengan menjaga jarak pula, dirinya sama kecil kemungkinannya dengan yang tiada maksud kita jaga jarak. Orang umum maksudnya. Toh belum ada mitsaqan ghalizan. Selagi kemungkinan masih kec i l, njuk ngopo mau saling tukar informasi? Hati-hati, fasiq namanya. Untuk keputusan tak bermain facebook dan Instagram apakah sudah diazamkan dan ditawakkalkan. Kau masih sering log in log out. Bismillah, Nid. Hanya soal waktu saya dapat melaksanakannya. Unfaedah padahal udah dewasa. Menjalani hidup sesepi ini akan mengantarkanmu pada kedamaian haqiqi, ketenangan abad...
Lopr tulisan batangan bukan koran apalagi emas!