Langsung ke konten utama

Serba Serbi Liburan 2023


Tidak semua yang menjadi keinginan kita harus dicoba. Terkadang hanya perlu tahu saja sudah cukup. Uang-uang ini harus cukup untuk 3 bulan. Menahan keinginan juga bisa dianggap bekerja. Bekerja mengestimasi dana yang masuk untuk ditabung. Dikontrol sedemikian rupa agar goal terpenuhi apa yang mau dibeli. Perbanyak istighfar. Menjadi roisah ghurfah lagi mengajarkanku agar bisa remedial. Remedial dalam tanda kutip karena orang-orang yang dipimpin pun berbeda. Ah, rasanya super beda. Terimakasih telah memaksa beberapa di antara kami untuk memanfaatkan waktu dengan menyampuli buku-buku. Jadi keinget Zahro yang pinjam mushaf tafsir mukhtasor yang kemudian dia sampul rapi. Lebih rapi dari sebelumnya yang aku sampul. Jazakillah khoiron Zahro. Tentang bergantung kepada Allah. 30 hari di Bantul. Aku beruntung sekali. Alhamdulillahirabbil alamin. Aku bisa lebih kenal yang namanya Budhe Wiji. Budhe yang super rajin. Ngeliwet di pagi hari, nyapu-nyapu, olahraga di lapangan setiap pagi, menyempatkan salat Dhuha apapun yang terjadi. Ah, seru sekali, bukan? Pakde yang super perhatian juga tak kalah aku bersyukur. Beliau memperkenankanku andil peran sedikit dalam mengelola sawah. Walaupun akhirnya cewek ini minta pulang duluan setalah ngerabuki setengah ladang saking merasa capeknya. Padahal pakde berjam-jam di sana tiada masalah. 

Oh, iya kau tahu kisah memberi uang karena rajin membaca? Setiap bab dihadiahi 2.500. Alya sangat semangat mendapat sayembara itu dari mulutku. Bergegas ia baca novel tere liye serial anak mamak yang sengaja aku pampang di rak buku. Bahkan tak segan-segan ia umumkan sayembara yang aku rencanakan khusus untuknya ke antero Keyongan. Saat itu liburan anak-anak SD. Bergegas menghampiri rumah hijau berdinding keramik. Sudah delapan bab ia baca. Menagihku di saat aku hendak kembali Sukabumi. semoga semangat membaca itu tidak pudar Alya, jadilah orang yang suka membaca. Menjadi obat bagi penatnya hati dan penyembuh luka jiwa serta penambah wawasan.

Ada anak yang Bernama Neo. Neo Anak yang aktif dan pemberani. Dia berhasil membaca 30 lembar dan meminta jatah uang bayaran di tempat. Sebelum membaca, terjadi perseteruan yang begitu alot mengenai kesepakatan uang. Dia memilih buku cerita fiksi mengenai fabel, cerita hewan. Katanya sedikit sekali, per judul diupahi lima ratus rupiah. Beruntung anak kecil Bernama Neo itu reda amarahnya dan mulai asyik membaca. Dia aku beri jatah tiga ribu rupiah. Anak-anak lain memang memulai halaman pertama pada novel tereliye. Namun tak ada yang sukses membaca satu judul selain Alya. Tak apa, menjadi awal pemanasan bagaimana, sih rasanya bisa membaca di waktu kecil. Selain itu, isi dompetku masih utuh tentunya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa(Esensi)

RESENSI BUKU 50 PENDAKWAH PENGUBAH SEJARAH Karya: Ahmad Jaelani Penerbit: ProU media Ki Bagus Hadikusumo, Tokoh Muhammadiyah sang perumus pembukaan UUD, preambule itu, keukeuh untuk menjadikan tujuh kata itu, yang sempat ditentang itu, ada dalam dasar negara. Ya, sila pertama itu. Gegara hal tersebut, semua tokoh bingung menghadap beliau. Keras dalam berpendapat dan wajib hukumnya, bahwa Islam harus menjadi akar, harus menjadi fondasi, atau landasan negara Indonesia. Lagi pula mayoritas penduduk negeri ini Islam, tentu jika kalimat “kewajiban menjalankan syariat Islam bagi Pemeluk-pemeluknya,” akan membuat kita, muslim Indonesia, menjadi muslim kaffah. Toh tidak ada kata paksaan pula untuk menjalankan syariat, jika bukan orang muslim. Di mana letak salah Pak Bagus Hadikusumo? Rupanya, banyak tokoh yang dengki dengan agama mulia ini. Biarlah semua agama mendapat perlakuan yang sama. Islam, Kristen, Budha, Konghuchu, dan agama lainnya itu sama. Tidak ada yang mendapat keist...

NEED REAL ACTION

Tidur sengaja di waktu guru sedang menjelaskan itu “Dzalim”. Dzalim kepada Sang pemberi ilmu, dzalim kepada waktu yang disumpah-Nya, dzlim kepada uang SPP pemberian ortu, serta dzalim kepada-Nya, Snag Pemberi Titah supaya menuntut ilmu. Maka energi-energi yang penuh kedzaliman itu merata, menyebar ke dalam nadi kehidupan. Tak seharusnya itu dilakukan. Potensial belum terkinetik maksimal. Akan saya coba mendengar beriring mencatat. What ever he/she said I would write it . Satu-satunya cara ampuh supaya tidak tidur di waktu orang mulia ini menjelaskan. Semoga upaya ini, orang mulia lainnya yang pernah saya dzalimi ini selalu memaafkan dan mendoakan. Waktu dhuha, usahakan sholat dhuha, minimal punya wudhu kalau tidak memungkinkan. Hidupkan kembali suasana menimba ilmunya iilmuwan Islam.  Istirahat jam 10, aktivitas yang memang paling enak adalah tidur. Tetapi nek buat tidur akan terasa percuma, malas menerjang dampaknya jam selanjutnya juga terasa malas, malas, dan malas. Al...

DIBALIK NAMA

Tujuan hidupku adalah Engkau Menginti kepada nama setiap insan Apakah nama sudah menjadi cerminan? Layakkah kau dipanggil Nida? Pernahkah aku bertanya Mengapa namaku itu harus Nida Karena sesungguhnya aku tak kuat Aku tak mampu menyandang nama itu Menggigit jari kuat Saat arti dan makna melesat Menyeruak ke sanubari Itu nama sangat berat Bahkan lebih berat dari badan Nama itu pemberian orang tua Harapan mereka yang menjadi tanggungan Tanggunganku yang menjadi harapanku jua