Hai, Bangsaku, Fitrahku, dan Nafasku
Ingatkah ketika suatu kaum diuji oleh Rabb-Nya, mereka
berkata,
Kapankah gerangan pertolongan Allah itu?
Dijawablah, bukankan pertolongan-Nya itu sudah dekat?
Setiap malam, kami dan anda bersimbah air mata
Anda bertanya, Dengan cara apa pertolongan itu diberikan?
Kami bertanya, Dengan cara apa kami menolong mereka?
Hingga izin-Nya atau urusan yang pasti terlaksana tak
terjewantahkan
Sekat berupa negara semoga tidak lantas memisahkan,
Kita, para muslim yang bersyahadat
Nikmatnya menghafal al-Quran dan beribadah tanpa rintangan
Sayang, hanya disia-siakan
Sedangkan Engkau, sembunyi-sembunyi
Dan desingan peluru serta biadabnya rezim menjadi penyesak hati
Adu kau, kapan bisa bebas berkhalwat dengan-Mu, Ya Rabb?
Pantaskah berhuru-hara sedang Saudara dihabisi lawan?
Pantaskah berleha-leha sedang Saudara sedang berjuang?
Mencuatlah rindu Rasul sebagai pemimpin umat
Rindu Rasul yang selalu bisa mengatasi masalah ummat
Tak pernah bertemu, tapi kita rindu, Ya Rasul
Seperti inilah kami saat ini, Ya Rasul
Akhir zaman ini, hanya ittiba’ dan genggaman bara yang dapat menyelamatkan
Kita, umat yang sedang menghadap kejamnya zaman
-UploadinInstagram
-@_salimadeena
-UploadinInstagram
-@_salimadeena
Blog saya yg ini error..
BalasHapusSangat berharap bisa ada yg membenahi
Mohon maaf jika saya tidak update