Guyonan teman sekelas mengenai kafarat
memerdekakan budak menjadi manis-manisnya. Budak cinta, budak HP, maupun budak
hawa nafsu. Segera kita melakukan pelanggaran had biar kita bisa memerdekakan
mereka semua! Kasihan kalo gak segera dimerdekakan.
Anda rupanya ingin menantang saya
untuk berlomba, ya? Walau terkadang apa yang saya pikir tentang anda itu ZOONK.
Tetapi apa salahnya berhusnudzon, menetapkan suatu kriteria dan haha, anda
ke-PD an. Ini tentang orang lain bukan tentang anda.
Sampai UN kata anda, siapa takut? Amanah periode sudah usai, maka tak ada
alasan lagi tuk membawa, memainkan. Layar bercahaya itu sudah saya tutup sesuai
perjanjian. Maaf kalau saya terlambat memulai, tak seperti anda yang lebih
dahulu. Lebih tahu dan lebih paham, sayangnya anda tak share cerita itu. Biar
tak khlawat chat. Lebih baik berkhlawat dengan al-Quran, kan? Betul jawab saya.
Biar hepi lagi jawab anda.
Dan kriteria saya adalah yang tak suka
chat. Kalaupun suka dia bisa mengendalikan dan tak terjebak di dalamnya. Sangat
ZOONK saat mengetahui anda dengan teman saya. ZOONK abis.
Kini saatnya berstrategi baru. Sepeda juga
saya hibahkan manfaatnya buat adik kelas. Kalau barangnya seandainya juga buat
dia ya sudah saya ikhlaskan, harapannya dibawa ke tempat-tempat baik biar
jariyahnya sampai ke saya. Berpergian tak bisa semasif lalu-lalu. Berkutat
sebentar dengan buku-buku kudu kuat. Saya juga harus dapatkan senyuman manis
ibu itu.
Komentar
Posting Komentar