Langsung ke konten utama

Tulisan Lama di Tumblr



NEWBIE
Sekedar Menyimpannya dan menyatakan bahwasannya saya pernah menulis tulisan ini. ehee
Ini adalah kali ke-sekian aku menulis. Mulai dari menulis di blogger, buku note, and anywhere it is dan entah apa motivasiku kali ini, dan juga karena aku tahu esensi dari menulis, aku mulai menulis di tumblr.
-Ngakeh ngakehi medsos bae ki bocah…*-* -
Yups mulai dari alamat blog yang super aneh hingga tulisan deskripsi yang religius amat.
Teruntuk remaja. Remaja-remaja yang pada baper gara-gara “CINTA” khususnya,
Aku kasih tau kamu tentang jodoh. Sesosok yang sangat dinanti kehadirannya. Sesosok yang diharapkan menjadi pendamping hidup. Dan sesosok yang diimajinasikan akan memiliki keturunan serta hidup bahagia bersama.
Aku tekankan, persetan dengan jodoh! Mati yang jelas-jelas di depan mata saja belum tentu dipikir, masa’ mau mikirin jodoh yang entah besok dapet apa nggak. Ya, kalau dapet yang setia, kalau dapet pengkhianat dan pengganggu hidup? Ini benar kawanku. Sesosok itu malah mengisi pikiran, menjadikan langkah menyambut masa depan goyah tersirat. Kita remaja, mumpung masih remaja, jalani dulu masa-masa menuntut ilmu. Jalani dulu manisnya hidup bersekolah. Bergaullah dengan guru-guru itu. Sungguh, dengan begitu, ilmu itu akan sangat deras mengalir.
SIAPKAH AKU MATI HARI INI?
*tulisannggaknyambungfor22-11-17-15.30-PAS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa(Esensi)

RESENSI BUKU 50 PENDAKWAH PENGUBAH SEJARAH Karya: Ahmad Jaelani Penerbit: ProU media Ki Bagus Hadikusumo, Tokoh Muhammadiyah sang perumus pembukaan UUD, preambule itu, keukeuh untuk menjadikan tujuh kata itu, yang sempat ditentang itu, ada dalam dasar negara. Ya, sila pertama itu. Gegara hal tersebut, semua tokoh bingung menghadap beliau. Keras dalam berpendapat dan wajib hukumnya, bahwa Islam harus menjadi akar, harus menjadi fondasi, atau landasan negara Indonesia. Lagi pula mayoritas penduduk negeri ini Islam, tentu jika kalimat “kewajiban menjalankan syariat Islam bagi Pemeluk-pemeluknya,” akan membuat kita, muslim Indonesia, menjadi muslim kaffah. Toh tidak ada kata paksaan pula untuk menjalankan syariat, jika bukan orang muslim. Di mana letak salah Pak Bagus Hadikusumo? Rupanya, banyak tokoh yang dengki dengan agama mulia ini. Biarlah semua agama mendapat perlakuan yang sama. Islam, Kristen, Budha, Konghuchu, dan agama lainnya itu sama. Tidak ada yang mendapat keist...

NEED REAL ACTION

Tidur sengaja di waktu guru sedang menjelaskan itu “Dzalim”. Dzalim kepada Sang pemberi ilmu, dzalim kepada waktu yang disumpah-Nya, dzlim kepada uang SPP pemberian ortu, serta dzalim kepada-Nya, Snag Pemberi Titah supaya menuntut ilmu. Maka energi-energi yang penuh kedzaliman itu merata, menyebar ke dalam nadi kehidupan. Tak seharusnya itu dilakukan. Potensial belum terkinetik maksimal. Akan saya coba mendengar beriring mencatat. What ever he/she said I would write it . Satu-satunya cara ampuh supaya tidak tidur di waktu orang mulia ini menjelaskan. Semoga upaya ini, orang mulia lainnya yang pernah saya dzalimi ini selalu memaafkan dan mendoakan. Waktu dhuha, usahakan sholat dhuha, minimal punya wudhu kalau tidak memungkinkan. Hidupkan kembali suasana menimba ilmunya iilmuwan Islam.  Istirahat jam 10, aktivitas yang memang paling enak adalah tidur. Tetapi nek buat tidur akan terasa percuma, malas menerjang dampaknya jam selanjutnya juga terasa malas, malas, dan malas. Al...

DIBALIK NAMA

Tujuan hidupku adalah Engkau Menginti kepada nama setiap insan Apakah nama sudah menjadi cerminan? Layakkah kau dipanggil Nida? Pernahkah aku bertanya Mengapa namaku itu harus Nida Karena sesungguhnya aku tak kuat Aku tak mampu menyandang nama itu Menggigit jari kuat Saat arti dan makna melesat Menyeruak ke sanubari Itu nama sangat berat Bahkan lebih berat dari badan Nama itu pemberian orang tua Harapan mereka yang menjadi tanggungan Tanggunganku yang menjadi harapanku jua